Strategi Pencapaian

Penerapan visi, misi, tujuan dan sasaran tersebut agar berhasil memerlukan strategi pencapaian untuk kurun waktu tertentu. Dalam 5 tahun pertama (2012-2017) berkiprah di tingkat nasional. Banyak prestasi yang dihasilkan dalam kurun waktu tersebut, baik menyangkut akreditasi program studi, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, prestasi bidang kemahasiswaan, dan lain-lain yang semuanya merupakan prestasi di tingkat nasional.

Memasuki tahapan 5 tahun ke dua (2012-2017) melakukan internasionalisasi program studi melalui kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di luar negeri, dan menerima mahasiswa dari luar negeri. Tujuan dan sasaran-sasaran diatas dapat tercapai melalui implementasi strategi pencapaian berikut:

 a. Relevansi

  1. Meningkatan Kualitas dan Relevansi bidang ilmu teknik sipil
  2. Meningkatkan kualitas kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan stakeholders
  3. Mengembangkan kurikulum yang berorientasi pada kewirausahaan
  4. Mengembangkan proses pembelajaran yang berstandar internasional
  5. Mengembangkan kuantitas dan kualitas penelitian berstandar internasional
  6. Mengembangkan pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan dan kesejateraan masyarakat

 b. Iklim Akademik

  1. Meningkatkan minat baca dan menulis karya ilmiah pada sivitas akademika
  2. Meningkatkan peran aktif sivitas akademik untuk melakukan penelitian
  3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana
  4. Meningkatkan kegemaran sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam proses pembelajaran.

 c. Internal Manajemen

  • Bidang Akademik
  1. Meningkatkan seleksi penerimaan mahasiswa baru
  2. Meningkatkan evaluasi proses pembelajaran
  3. Pengembangan Pengelolaan program studi yang Efisien dan Produktif
  4. Memberikan pelayanan akademik dan administrasi secara prima kepada stakeholders.
  5. Menyediakan sistem informasi yang terintegrasi dan komprehensif bagi seluruh stakeholders melalui pengembangan ICT based University
  6. Meningkatkan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan
  • Bidang Kemahasiswaan
  1. Meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran
  2. Meningkatkan kualitas Unit Kemahasiswaan dalam mendukung proses pembelajaran
  3. Meningkatkan keterlibatan alumni dalam mewujudkan program studi berstandar internasional
  4. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang memicu kreativitas mahasiswa dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh
  • Bidang Umum
  1. Meningkatkan kualitas seleksi penerimaan dosen dan karyawan
  2. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana kerja
  3. Meningkatkan kinerja sivitas akademika
  4. Meningkatkan kualitas pelayanan
  5. Melaksanakan semua kegiatan berdasarkan standar ISO 9001 : 2000

 d. Berkelanjutan

  1. Memonitoring dan mengevaluasi semua kebijakan yang mendukung proses pembelajaran berkualitas
  2. Memonitoring dan mengevaluasi semua kegiatan pelayanan dan proses pembelajaran Program Studi Teknik Sipil melalui UPMT

 e. Efisiensi dan produktivitas

  1. Efisiensi dalam pengelolaan sumber daya yang dimiliki universitas dan program studi
  2. Efisiensi dalam pengelolaan sarana dan prasarana

 Strategi pencapaian sasaran sebagaimana dikemukakan di atas memerlukan keterlibatan pemangku kepentingan, konsistensi pelaksanaan, evaluasi, dan dukungan segenap sumberdaya untuk mewujudkan pencapaian visi, misi, tujuan, dan sasaran Program Studi Teknik Sipil.

Mekanisme Kontrol

Dalam mekanisme ISO terdapat proses PDCA (Plan, Do, Check, Act) dimana setiap rencana aktivitas diproses melalui mekanisme tersebut. Selain itu, setiap semester dilakukan internal audit terhadap seluruh activity plan yang dilakukan oleh Program Studi Teknik Sipil mengenai kesesuaian baik minor maupun mayor. UPMT menjamin terlaksananya apa yang di rencanakan dalam perencana operasional. Biro penjamin mutu sebagai leading sektor akan menjamin ketercapaian tujuan dalam setiap tahapnya yang dapat dipantau melalui rencana operasional.