Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya. Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang menantang, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.

Kehadiran Mahasiswa

           Monitoring kehadiran mahasiswa dilakukan oleh dosen mata kuliah masing-masing pada saat mengajar. Setiap awal semester dosen matakuliah menerima daftar mahasiswa untuk semua kelas yang diajar. Daftar mahasiswa tersebut diperoleh dari bagian administrasi umum yang telah mencetak sebelumnya.

           Daftar mahasiswa tersebut selain memuat daftar kehadiran mahasiswa juga meliputi komponen penilaian yang terdiri dari ujian harian, tugas mandiri, ujian tengah semester, dan ujian akhir semester. Berkas ini akan diserahkan kembali ke bagian administrasi umum sebagai lampiran penyerahan penilaian akhir mahasiswa.

Kehadiran Dosen

Monitoring kehadiran dosen dilakukan oleh bagian pengajaran. Sebelum perkuliahan dimulai, diawal semester setiap dosen melihat jadwal mengajar melalui web Bina Darma, sehingga dapat diketahui jadwal mengajarnya seminggu sebelumnya. Begitu juga bagian pengajaran, telah menerima jadwal perkuliahan yang akan dilaksanakan, sehingga setiap hari setiap jam kuliah bagian pengajaran selalu memonitor pelaksanaan perkuliahan.

Bentuk monitor ini yaitu setiap kali dosen akan mengajar, dosen harus mengisi pokok materi yang akan disampaikan di kelas dan menandatangani paraf masuk dan saat selesai mengajar, dosen yang bersangkutan harus kembali ke bagian pengajaran untuk paraf keluar. Hasil monitoring ini setiap hari dicatat dan direkap oleh bagian pengajaran dan kemudian melaporkannya ke bagian BAU. Selanjutnya BAU akan menyerahkan laporan tersebut kepada Ketua Program Studi untuk dievaluasi.

Bagi dosen yang kehadirannya kurang memenuhi kehadiran minimum, maka dosen tersebut harus menambah / mengganti perkuliahan yang kurang tersebut (make up class). Jika dosen tidak disiplin dalam kehadirannya, maka Ketua Program Studi akan memanggil dosen yang bersangkutan untuk mencari solusi terhadap permasalahannya. Ketua program studi mengawasi semua aktivitas belajar mengajar yang ada di Program Studinya. Pada akhir perkuliahan bagian penjaminan mutu (Quality Assurance) akan menyebarkan kuisioner kepada mahasiswa tentang kinerja dosen, mutu pelayanan, dan fasilitas.

 Materi Perkuliahan

Untuk monitoring materi perkuliahan dilakukan oleh ketua program studi yang bekerja sama dengan bagian pengajaran. Pembuatan Materi pengajaran GBPP/SAP dilakukan kelompok dosen dalam satu bidang ilmu, dengan memperhatikan masukan dari dosen lain. Materi pengajaran yang telah dibuat tersebut kemudian diserahkan kepada Ketua Program Studi untuk diverifikasi.

Setelah diverifikasi oleh Ketua Program Studi dan dilanjutkan dengan membuat bahan ajar yang wajib diupload ke e-learning Bina Darma sehingga mahasiswa bisa mendapatkan materi tersebut sebelum perkuliahan dimulai. Diakhir semester dosen matakuliah wajib membuat soal ujian akhir semester dan diverifikasi kembali oleh Ketua Program Studi untuk memonitor kesesuaian soal dengan materi.

Apabila dirasa kurang sesuai maka soal tersebut dikembalikan lagi ke dosen matakuliah untuk direvisi. Selain itu, untuk memonitor kesesuaian materi perkuliahan, maka diberikan kuisioner oleh bagian penjaminan mutu (Quality Assurance) yang diisi oleh mahasiswa. Jadi untuk memonitor materi perkuliahan dilakukan dengan pembuatan SAP, pembuatan bahan ajar, pembuatan soal dan kuisioner ke mahasiswa.